Apa itu Kitab Kuning

Jual Hijab Sakinah - Hijab Syar'ie murah
3 Tips Tampil Fresh dan Cantik Berhijab
27/09/2014
Show all

Apa itu Kitab Kuning

Kitab kuning merupakan istilah yang digunakan sebagian masyarakat untuk menyebut  kitab-kitab berbahasa Arab. Sejak masa silam, kitab-kitab berbahasa Arab ini biasa digunakan banyak pesantren sebagai bahan pelajaran para santri.

Ketika Islam datang ke Indonesia, terbawalah referensi- referensi semacam ini bersamaan dengan kehadiran para da’i. Karena keterbatasan teknologi pengolahan kertas, di masa silam ketersediaan kertas hanya terbatas yang berwarna kuning. Bahkan Alquran masa silam, juga dicetak dengan kertas warna kuning. Namun untuk masanya, kitab kuning itu sudah sangat bagus, dibanding transkrip asli hasil goresan tangan penulisnya.

Kitab kuning masih diperlukan sebagai pengantar masalah Islam kontemporer.

Sudah menjadi karakteristik, kitab-kitab Islam yang ditulis dengan aksara Arab atau Arab Melayu memakai kertas berwarna kuning. Istilah kitab kuning sudah melekat untuk menamai kitab-kitab keislaman tersebut.

Ada juga yang menamainya dengan kitab gundul karena tulisannya yang merupakan aksara Arab tersebut tidak memiliki harakat atau syakl (tanda baca).

Idhoul Mubham

Seiring perkembangan zaman, akhir-akhir ini kitab kuning sudah mengalami perubahan ketika dicetak ulang. Kitab kuning cetakan baru sudah banyak yang memakai kertas putih yang umum dipakai dalam dunia percetakan.

Demikian juga, sudah banyak kitab di antaranya tidak gundul lagi karena telah diberi harakat untuk lebih memudahkan pembaca. Dan, seperti layaknya sebuah buku, sebagian besar kitab kuning yang telah bewarna putih tersebut sudah dijilid.

Dari penampilan fisiknya, kini kitab kuning tidak mudah lagi dibedakan dari kitab-kitab baru yang biasanya disebut al-kutub al-‘asriyyah (buku-buku modern). Kini, perbedaannya terletak pada isi, sistematika, metodologi, bahasa, dan pengarangnya.

Timur Tengah sebagai daerah asalnya, kitab kuning disebut dengan al-Kutub al-Qadimah (buku-buku klasik) sebagai sandingan dan al-Kutub al-‘asriyyah.

Al-Kutub al-Qadimah yang beredar di Indonesia (di kalangan pesantren) sangat terbatas jenis dan jumlahnya. Yang sangat dikenal adalah kitab-kitab yang berisi ilmu-ilmu syariat, khususnya ilmu fikih.

Dilihat dari ciri-ciri umum kitab kuning, penyajian setiap materi dari satu pokok bahasan selalu diawali dengan mengemukakan definisi yang tajam. Definisi tersebut memberi batasan pengertian secara jelas untuk menghindari salah pengertian terhadap masaiah yang sedang dibahas.Selanjutnya, setiap materi bahasan diuraikan unsur-unsurnya dengan segala syarat yang berkaitan dengan objek pembebasan. Pada tingkat syarfr (ulasan komentar) dijelaskan pula argumentasi penulisnya lengkap dengan penunjukan sumber hukumnya.
kitab-kuning

Untuk mendapatkan kitab ini sangat mudah. Karena masih banyak toko buku berbahasa Arab yang menjual kitab dengan kertas kuning. Di saat kertas warna putih sudah banyak beredar, beberapa penerbit masih mempertahankan tradisi lama, mencetak buku terbitannya dengan kertas berwarna kuning. Ada yang memberi keterangan, kitab dengan kertas berwarna kuning, lebih nyaman dibaca dari pada yang berwarna putih. Karena warna kuning, lebih bisa meredam cahaya yang memantul dari lembaran kertas ke mata pembaca.

Apapun itu, yang lebih penting untuk dipegangi, warna kertas sama sekali tidak menunjukkan keistimewaan sebuah buku, namun semua kembali kepada isinya.

Salah satu tempat untuk mendapatkan berbagai jenis kitab kuning yang berkualitas, terlengkap dan terpercaya adalah tokoasco.com. Merupakan toko online yang menyediakan berbagai buku Islami, perlengkapan muslim yang sangat mengutamakan kepuasan konsumen. Silahkan kunjungi tokoasco.com untuk memesan berbagai keperluan buku-buku Islami dan perlengkapan muslim anda.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *